Bulog Gelontor 2.285 Ton Gula Pasir

0
314

*Stabilisasi Harga di Jateng

– OP GULA PASIR- Wakil Kepala Bulog Divre Jateng, Sopran Kenedi, tengah memantau jalannya operasi pasar (OP) gula pasir di Pasar Johar Semarang, kemarin. Foto : ANING KARINDRA
SEMARANG- Perum Bulog Divre Jateng siap menggelontor 2.285 ton gula pasir melalui operasi pasar, dengan harga eceran tertinggi (HET) Rp13.000/kg. Langkah tersebut telah dilakukan secara bertahap sejak 14 Juli hingga saat ini, sebagai upaya stabilisasi harga gula di pasaran yang saat ini melambung tinggi.

Kepala Perum Bulog Divre Jateng, Usep mengatakan, dari target alokasi OP gula pasir sebanyak 2.285 ton, sampai saat ini yang sudah tersalurkan sebanyak 950 ton. Gula pasir dari Bulog dijual dalam kemasan 50 kg dengan harga Rp12.200/kg dan kemasan 1 kg dijual seharga Rp12.600/kg. 

“Dengan harga dari Bulog Rp12.200-Rp12.600/kg itu, kami berharap penjualan gula pasir di tingkat pengecer bisa Rp13.000/kg sebagai HET, sehingga bisa menstabilkan harga di pasaran,” katanya, disela OP Gula Pasir di Pasar Johar Semarang, kemarin.

Menurutnya, Bulog bekerjasama dengan satker khusus serta pedagang-pedagang pengecer dalam pelaksanaan OP. Namun begitu, pedagang-pedagang pengecer yang ditunjuk ini harus memiliki visi dan misi sama untuk stabilisasi harga gula.

“Jadi kami pilih pedagang-pedagang yang memang berkomitmen untuk menstabilkan harga dan menjual gula pasir ini dengan harga Rp13.000/kg. Jadi pedagang ini bukan sekedar mengejar profit saja, tapi bersedia menjual gula pasir Rp13.000/kg,” ungkapnya.

Wakil Kepala Bulog Divre Jateng, Sopran Kenedi menambahkan, saat ini setidaknya ada 161 pedagang pengecer di Kota Semarang yang sudah digandeng untuk turut memasarkan gula pasir dari OP Bulog. Adapun alokasi untuk pedagang menyesuaikan kondisi stok.

“Yang penting bisa menjamin harga jual Rp13.000/kg, dan itu kita pantau betul karena di masing-masing warungnya akan tertera spanduk mengenai OP Gula Pasir dan harga Rp13.000/kg,” imbuhnya.

Terkait pola OP, lanjutnya, bisa menjual lewat pedagang grosir yang punya jaringan, serta kepada pedagang eceran, rumah pangan Bulog, dan outlet-outlet binaan Bulog. Adapun sejak berlangsungnya OP hingga saat ini sudah ada kecenderungan penurunan harga.

“Gula pasir setara standar OP saat Lebaran bisa mencapai Rp16.000/kg, minggu lalu turun Rp15.700/kg, dan sekarang sudah turun Rp15.300/kg. Khusus produk gula pasir OP Rp13.000/kg,” jelasnya.

Sementara, OP akan terus dilakukan sampai harga gula pasir mendekati harga keekonomian Rp13.000/kg. Bulog sendiri siap mendatangkan lagi stok baru jika permintaan terus meningkat. 

“Sisa stok sekarang sekitar 1.000 ton dan akan dikirim lagi 1.000 ton dari PTPN XI,” tandasnya.(aln)

Berita sebelumyaTelkomsel Sosialisasikan #internetBAIK
Berita berikutnyaPenjualan Rumah Masih Lesu
Aning Karindra (Alin) || Blogger || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08112706668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Path : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.