8,2% Wilayah Belum Teraliri Listrik

0
370

*Di wilayah Jateng-DIY

wp-1466464111496.jpg

SEMARANG– PT PLN (Persero) Distribusi Jateng-DIY mencatat, hingga saat ini masih ada sekitar 8,2% wilayah di Jateng dan DIY yang masih belum teraliri listrik. Kondisi akses jalan menuju lokasi yang masih terpencil menjadi salah satu kendalanya.

GM PT PLN (Persero) Distribusi Jateng dan DIY, Dwi Kusnanto mengatakan, sampai dengan bulan Agustus tahun ini, rasio elektrifikasi di wilayah Jateng dan DIY sudah mencapai 91,2%. Adapun daerah yang paling banyak belum teraliri lisrik berada di wilayah Yogyakarta, dimana rasionya baru mencapai 87,6%, dan untuk Jateng lebih baik dengan rasio 92,6%.

“Melalui semangat Hari Ulang Tahun (HUT) PLN ke-71 ini, kami terus berkomitmen untuk menyalurkan listrik sampai ke pelosok desa,” katanya, disela Pembukaan Rangkaian Peringatan HUT PLN ke-71, di kantor PT PLN (Persero) Distribusi Jateng dan DIY.

Ditegaskan, PLN mentargetkan sampai dengan tahun 2019 mendatang, rasio elektrifikasi bisa mencapai 100%. Sedangkan sampai akhir tahun ini diharapkan bisa mencapai 92%.

“Penyaluran listrik sampai ke pelosok desa menjadi tantangan tersendiri bagi PLN. Pasalnya, sampai saat ini masih ada daerah-daerah yang medannya cukup sulit dijangkau, dan kami terus berupaya mengaliri listrik hingga 100%,” tegasnya.

Menurutnya, listrik akan masuk kalau akses ada. Ini merupakan tantangan PLN untuk mengaliri listrik di daerah terpencil, seperti beberapa daerah di Kulonprogo, Gunungkidul,  serta beberapa daerah di Dieng dan daerah lain yang medannya berat.

“Untuk mengatasi itu kami kerjasama dengan Pemda setempat, khususnya dalam hal penyediaan akses jalan,” ungkapnya.

Dari sisi keandalan, lanjut Dwi, PLN distribusi Jateng dan DIY sampai saat ini tidak ada masalah. Kondisi kelistrikan di Jateng dan DIY masih mengalami surplus 750 MW.

“Kelistrikan semakin andal dengan adanya tambahan pasokan dari PLTU Cilacap sebesar 620 KV, dan PTLU Adipala dengan jumlah yang sama. Kita juga punya tiga sub sistem pertama sub sistem Ungaran, Pedan dan Tanjungjati. Ketiganya sudah dalam bentuk jaringan dalam bentuk andal,” terangnya.

Sementara itu, terkait dengan peringatan HUT PLN ke-71 yang jatuh pada 27 Oktober mendatang dengan tema ‘Kerja Nyata Terangi Negeri’, Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PLN Distribusi Jateng dan DIY, Hardian Sakti Laksana menyebutkan, PLN akan melakukan berbagai kegiatan. Kegiatan tersebut diantaranya adalah penyalaan listrik dalam program listrik pedesaan di salah satu desa di Kulonprogo, serta bantuan CSR.

“Selain itu, juga akan melakukan rangkaian kegiatan penandatanganan MoU dengan Polda Jateng dan Polda DIY dalam hal pengamanan,” pungkasnya.(aln)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.