Pemkot Semarang Luncurkan Kredit Wibawa

*Percepatan Investasi Terus Dilakukan


SEMARANG- Pemerintah Kota Semarang berupaya memfasilitasi pengusaha mulai dari skala kecil hingga besar untuk mempercepat investasi. Fasilitas ini terutama dari sisi kemudahan bisnis, salah satunya percepatan izin.


Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi mengatakan, mengenai percepatan izin ini pihaknya telah sepakat untuk mengupayakannya. Hal tersebut juga bagian dari komitmen soal investasi dari masing-masing level pemerintahan, di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.


“Kami menyadari bahwa pemerintah daerah butuh investor masuk ke wilayah kami. Dalam hal ini persoalan izin menjadi hal yang fundamental,” katanya, disela Diskusi Investasi bersama Radio Idola.


Selain itu, lanjutnya, dari sisi kemudahan aksesibilitas, pihaknya menawarkan kepada investor untuk membangun jalan. Dalam hal ini,rute industri maupun bukan rute industri harus tetap dibenahi. 


“Pada dasarnya infrastruktur yang bagus akan menarik investor untuk datang,” ujarnya.


Ditambahkan, dari sisi pembiayaan, pihaknya mengeluarkan program kredit murah kepada pelaku usaha skala kecil. Fasilitas kredit ini diberikan mulai dari Rp5 juta-50 juta.


“Kami ada kredit wibawa yaitu wirausaha bangkit jadi jawara. Untuk pinjaman Rp5 juta tanpa agunan, sedangkan Rp50 juta dengan menggunakan agunan,” imbuhnya.


Terkait penyaluran pinjaman ini, pihaknya bekerja sama dengan dua bank, yaitu Bank Jateng dan Bank Pasar Kota Semarang. Untuk bunga kreditnya jauh lebih rendah dari bunga kredit usaha rakyat.


“Jika bunga KUR sebesar 9 persen/tahun, untuk bunga kredit wibawa ini hanya 3 persen/tahun,” terangnya.


Walikota berharap, dengan rendahnya suku bunga pinjaman tersebut dapat membantu pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya. Jika pada pinjaman pertama mereka bisa menggembalikan angsuran perbulan tepat waktu, pada pinjaman selanjutnya akan diberikan plafon lebih besar, mencapai dua kali lipat dari pinjaman sebelumnya.(aln)