PGN Perluas pemanfaatan gas bumi dan Infrastruktur Gas Bumi di Jawa Tengah

0
257

SEMARANG – PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN) berkomitment terus memperluas jaringan gas bumi untuk segala segmen. Salah satunya di Semarang Jawa Tengah.

“Kami akan terus berupaya untuk memperluas pemakian gas bumi di Jateng untuk meningkatkan daya saing produk dan service Jateng di mana gas bumi terbukti sebagai energi ramah lingkungan dan bersaing secara harga,” kata Sales Area Head Semarang, Heri Frastiono, di acara Buka Puasa bersama media Jateng.

Untuk wilayah Jawa Tengah, PGN saat ini memasok ke lebih dari 1.170 rumah tangga, dan 13 pelanggan industri di Kawasan Wijaya Kusuma dan Kawasan Tambak Aji.

Saat ini PGN di Jawa Tengah terus berkomitmen untuk menghadirkan gas bumi melalui infrastruktur pipa sepanjang lebih dari 30 km dan Pipa Transmisi Kalimantan – Jawa sepanjang 207 km offshore untuk melayani PLTGU Tambak Lorok di Semarang. Selain itu fasilitas PRS (Pressure Regulating Station) di Tambak Aji masih sanggup untuk melayani kebutuhan gas bumi di Jateng. 

Heri menambahkan, terkait jaringan gas bumi rumah tangga program ESDM dimana direncanakan akan ada 4.000 sambungan gas bumi rumah tangga tersebut tersebar di wilayah Semarang Timur yakni, di Kelurahan Mlanti Baru sebanyak 650 sambungan, Kelurahan Rejosari sebanyak 1.000 sambungan gas, Kelurahan Karang Tempel sebanyak 1.000 sambungan gas, dan Kelurahan Bugangan gas sebanyak 1.350 sambungan gas rumah tangga.

“Proyek ini merupakan penugasan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Tahun ini, PGN juga ditugaskan membangun jaringan gas bumi rumah tanggan sebanyak 26.000 sambungan. Lokasinya tersebar di Kabupaten Musi Banyuasin, Kota Bandar Lampung, DKI Jakarta dan Kota Mojokerto,” ungkap Heri.

Total seluruh Indonesia PGN menyalurkan gas bumi secara langsung ke pelanggan domestik mencapai 168.973 pelanggan, dengan rincian lebih dari 165.392 pelanggan rumah tangga, 1.929 pelanggan sektor UMKM, komersial, hotel, rumah sakit, restoran, hingga rumah makan, serta 1.652 industri manufaktur berskala besar dan pembangkit listrik.

Selain Jawa Tengah, PGN sedang mengerjakan proyek pipa distribusi gas Sumatera Tengah sepanjang 123 km, pipa laut dan fasilitasnya untuk kepulauan Riau sepanjang 5 km, serta beberapa pengembangan jaringan infrastruktur gas lainnya seperti di Jawa Barat dan Surabaya . Dalam waktu dekat PGN juga akan menyalurkan gas bumi ke beberapa rumah susun di DKI Jakarta.

Heri menambahkan, tak hanya agresif memperluas infrastruktur gas bumi, PGN juga terus mengembangkan berbagai produk gas bumi, seperti GasKita, Sinergi, dan GasKu.

“GasKita adalah produk PGN yang memberikan solusi energi gas bumi terintegrasi untuk pelanggan Rumah Tangga dan Usaha Kecil, sedangkan Sinergi dikhususkan untuk pelanggan Komersil dan industri, sedangkan GasKu untuk memberikan solusi gas bumi untuk pelanggan transportasi,” tutup Heri.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here