Penjualan Elektronik Tumbuh Pesat

– LARIS- Penjualan elektronik di Superstore Global Elektronik Semarang laris. FOTO : IST/ANING KARINDRA


SEMARANG- Kondisi bisnis elektronik dan ponsel pada awal tahun 2019 masih menunjukkan pertumbuhan untuk beberapa kategori produk. Bahkan, masih sangat diminati. 


Hal ini dapat dilihat dari capaian hampir seluruh produk yang menempati market share posisi nomor wahid untuk empat kategori utama, yakni TV LED, lemari es, mesin cuci, dan air conditioner (pendingin udara/AC). Daya konsumsi masyarakat masih tinggi dengan kontribusi ke PDB yang besar, sehingga daya beli masyarakat terhadap produk elektronik pun relatif masih stabil.


Praktisi bisnis ritel elektronik yang juga Managing Director Global Electronik, Gouw Andy Siswanto, mengatakan, performa penjualan produk elektronik dan ponsel di Pameran HomeTech 2019 mengalami pertumbuhan yang signifikan. Pameran berlangsung di Global Elektronik Jalan Pandanaran 102 (Kawasan Simpang Lima) dan Jalan MT Haryono 509A (Pusat Elektronik) Semarang.


“Penjualan meningkat pesat, jumlah pengunjung pameran tematik ke-42 melonjak 120 persen, sehingga pameran HomeTech 2019 harus diperpanjang sampai besok tanggal 19 Februari 2019, omzet penjualan melampau target sebesar 20%,” katanya.


Pameran diperpanjang untuk memberi kesempatan kepada warga Jawa Tengah, khususnya kota Semarang dan sekitarnya, agar dapat berbelanja elektronik dan ponsel dengan harga murah di pameran. Ini karena banyak konsumen yang memborong produk elektronik dan ponsel di pameran. 


“Event diikuti merek-merek ternama, Panasonic, Sharp, Samsung, Modena, Sony dan didukung 13 perbankan dan 7 perusahaan Multifinance,” ujarnya.


Menurut Andy, beberapa faktor yang memengaruhi penjualan elektronik dan ponsel saat ini antara lain, sebagian masyarakat sedang membutuhkan untuk keperluan Tahun Baru Imlek 2570 atau perayaan Cap Go Meh. Produk elektronik dan ponsel yang digelar di pameran adalah produk baru berkualitas merek branded tapi harganya murah.


“Di kalangan masyarakat Tionghoa, jelang perayaan Cap Go Meh barang-barang elektronik baru benar-benar dibutuhkan untuk mengganti produk lama sekaligus mempercantik interior rumah,” ungkapnya.


Selain itu, lanjutnya, kini barang-barang elektronik bukan hanya untuk penggunaan pribadi, namun sudah dibutuhkan dalam banyak keperluan, seperti sebagai hadiah untuk kerabat atau saudara, perkantoran dan tempat usaha. Barang elektronik untuk memudahkan proses pekerjaan.


“Saat ini sudah banyak masyarakat yang tak bisa meninggalkan barang elektronik dan ponsel, karena barang elektronika terbukti dapat memudahkan proses pekerjaan,” jelas Andy. 


Kendati demikian, jelas Andy, untuk mendongkrak omzet penjualan tetap diperlukan strategi dan inovasi. 


“Menggelar pameran tematik HomeTech ke-42 menyambut Tahun Baru Imlek 2570 dan perayaan Cap Go Meh, menjadi event yang tepat untuk mendatangkan konsumen,” tuturnya.  


Di pameran banyak produk ditawarkan dengan harga promo diskon dan cashback. Sejak pameran dibuka, setiap hari pameran selalu dipadati pengunjung. 


“Banyak konsumen yang memborong produk elektronik dan ponsel yang digelar di pameran HomeTech 2019,” kata Harwiyono, Ketua Harian Pameran HomeTech 2019. 


Produk-produk elektronika yang ditawarkan melalui pameran sangat beragam, antara lain TV LED, ponsel, speaker home theatre, kulkas, mesin cuci, AC, vacuum cleaner, dan masih banyak lagi.(aln)