C
Selasa, November 3, 2026

Buy now

BRI Dekatkan Layanan ke Nelayan, Mantri Turun Langsung Pahami Kebutuhan Nasabah

PENDAMPINGAN NELAYAN – Willy Febriyan, Mantri BRI Unit Keling, bersama Rouf Purnomo, nelayan Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Jepara. BRI melalui peran Mantri terus mendekatkan layanan perbankan dengan memahami kebutuhan dan perkembangan usaha masyarakat. FOTO: DOK. BRI

JEPARA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus memperkuat kedekatan dengan masyarakat melalui peran Mantri yang hadir langsung di wilayah binaan. Pendekatan tersebut dilakukan untuk memahami kebutuhan nasabah, mengenali perkembangan usaha, sekaligus memberikan pelayanan perbankan yang sesuai dengan kondisi masyarakat.

Salah satunya dilakukan Willy Febriyan, Mantri BRI Unit Keling, yang menjalankan tugas di wilayah Desa Bumiharjo, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara. Melalui kunjungan lapangan, Willy berinteraksi langsung dengan pelaku usaha, termasuk Rouf Purnomo, nelayan yang telah sekitar 20 tahun menggantungkan penghidupan keluarga dari hasil melaut.

Sebagai nelayan, Rouf menghadapi berbagai tantangan, mulai dari perubahan cuaca hingga hasil tangkapan yang tidak menentu. Kondisi tersebut membuatnya harus mengatur penghasilan secara cermat untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

“Namanya nelayan, penghasilan memang tidak selalu sama. Kadang hasilnya banyak, kadang sedikit, bahkan ada kalanya tidak mendapatkan hasil seperti yang diharapkan. Tetapi kebutuhan rumah tangga tetap berjalan, jadi kami harus pintar mengatur penghasilan,” tutur Rouf.

Selain menjalani profesi sebagai nelayan, Rouf juga dipercaya menjadi ketua Kelompok Usaha Bersama (KUB) yang dibentuk bersama masyarakat. Kelompok tersebut menjadi wadah untuk memperkuat kebersamaan dan mendorong para anggota saling membantu dalam mengembangkan usaha.

“Kelompok ini kami bentuk supaya ada kebersamaan. Kalau ada persoalan, bisa dibicarakan bersama. Harapannya, anggota juga bisa saling membantu dan usaha masing-masing semakin baik,” katanya.

Willy mengatakan, kunjungan langsung kepada masyarakat menjadi bagian penting dari tugas seorang Mantri BRI. Melalui komunikasi dan interaksi di lapangan, pihaknya dapat mengetahui karakteristik usaha, kebutuhan, serta kendala yang dihadapi nasabah.

“Di balik setiap angka terdapat manusia. Di balik sebuah pembiayaan terdapat harapan. Dan di balik sebuah usaha terdapat keluarga yang menggantungkan masa depannya,” ungkap Willy.

Menurutnya, setiap sektor usaha memiliki karakteristik berbeda sehingga membutuhkan pemahaman tersendiri. Usaha nelayan, misalnya, sangat dipengaruhi kondisi alam yang berdampak terhadap penghasilan dan kemampuan pengelolaan keuangan.

“Saya berusaha memahami bagaimana kondisi usaha nasabah, apa kebutuhannya, apa tantangannya, dan bagaimana BRI bisa hadir sebagai bagian dari solusi,” jelasnya.

Ia menambahkan, peran Mantri tidak hanya berkaitan dengan pelayanan produk dan akses pembiayaan. Lebih dari itu, Mantri menjadi penghubung antara BRI dengan masyarakat melalui pendekatan langsung untuk membangun hubungan dan kepercayaan nasabah.

Pendekatan tersebut juga menjadi bagian dari penerapan nilai Brilian Way dalam pekerjaan sehari-hari. Melalui kedekatan dengan masyarakat, BRI berupaya menghadirkan pelayanan yang mengutamakan kebutuhan nasabah dan mendukung perkembangan usaha mereka.

“Ketika kita memahami cerita nasabah, kita akan lebih mudah memahami kebutuhan mereka. Dan ketika kebutuhan dipahami dengan baik, kita bisa memberikan solusi yang lebih tepat,” tuturnya.

Sementara itu, Rouf mengatakan, sebagai nelayan, pengelolaan penghasilan harus dilakukan dengan mempertimbangkan hasil tangkapan yang tidak selalu sama. Ketika hasil melaut meningkat, sebagian pendapatan dapat disisihkan, sedangkan saat hasil berkurang, kebutuhan yang paling penting harus diprioritaskan.

“Kalau hasil melaut sedang bagus, tentu bisa menyisihkan lebih banyak untuk kebutuhan lainnya. Tetapi kalau hasilnya sedikit, kami harus mengutamakan kebutuhan yang paling penting. Itulah yang setiap hari harus kami perhitungkan,” ungkapnya.

Willy menegaskan, memahami kondisi nasabah merupakan bagian dari upaya memberikan pelayanan yang tepat. Ia berharap kehadiran BRI melalui peran Mantri dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, tidak hanya dalam mengakses layanan perbankan, tetapi juga dalam mengembangkan usaha.

“Saya ingin terus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya untuk menyalurkan pembiayaan, tetapi juga memahami perjuangan mereka. Bukan hanya mengejar pencapaian, tetapi berusaha menciptakan dampak,” tegasnya.

Melalui pendekatan langsung tersebut, BRI terus memperkuat peran Mantri sebagai ujung tombak pelayanan yang dekat dengan masyarakat. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung aktivitas ekonomi dan perkembangan usaha masyarakat hingga tingkat desa. (aln)

Aning Karindra
Aning Karindrahttp://ketaketik.com
Aning Karindra (Alin) || Blogger || Jurnalis || www.ketaketik.com || ketaketikita@gmail.com || 08122776668 || Semarang, Jawa Tengah, Indonesia || Instagram : ketaketikcom || Twitter : ketaketik || Facebook : ketaketikcom || FanPage : ketaketikcom || Ketaketik.com dibangun sejak 2015. Portal ini merupakan bagian dari aktifitas blog jurnalis yang dikelola pribadi dan mengabarkan informasi yang layak Anda simak dan bagikan. || Konten Ketaketik.com dapat dipertanggungjawabkan, karena disajikan secara profesional melalui proses jurnalistik, dengan melihat, mendengar, dan menyampaikan pesan yang akurat. ||

Related Articles

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Stay Connected

0FansSuka
3,912PengikutMengikuti
4,541PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles