JAKARTA – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) bersama Kementerian Ketenagakerjaan RI meluncurkan program Future Ready sebagai ekosistem pengembangan talenta digital yang menghubungkan pembelajaran, sertifikasi, mentoring, pengalaman industri, hingga peluang kerja. Program tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di XLSMART Tower, Jakarta Selatan, Kamis (2/7/2026).
Program ini hadir untuk menjawab kesenjangan kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang. Future Ready mengintegrasikan proses pembelajaran digital, peningkatan keterampilan, sertifikasi industri, mentoring bersama praktisi, program magang, hingga akses rekrutmen dalam satu ekosistem.
Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Yassierli, mengatakan kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi kunci dalam menyiapkan tenaga kerja yang adaptif terhadap transformasi digital.
“Pendekatan yang menghubungkan peningkatan kompetensi dengan kebutuhan nyata industri seperti Future Ready merupakan langkah yang sangat relevan dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan saat ini. Kami berharap kolaborasi ini dapat melahirkan lebih banyak talenta digital Indonesia yang adaptif, kompetitif, dan siap berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045,” katanya.
Presiden Direktur & CEO XLSMART Rajeev Sethi mengatakan Indonesia membutuhkan program yang mampu menghubungkan proses belajar dengan peluang kerja nyata. Karena itu, Future Ready dirancang sebagai program CSR unggulan yang mengusung konsep learning to earning.
“Melalui Future Ready, kami menghadirkan ekosistem yang menghubungkan pembelajaran, peningkatan keterampilan, sertifikasi, mentoring, pengalaman magang, hingga akses terhadap peluang kerja dalam satu platform kolaboratif,” ujarnya.
XLSMART menargetkan program ini menjangkau satu juta talenta muda melalui aplikasi Sisternet dan situs Future Ready. Selain itu, perusahaan menargetkan penerbitan 10.000 sertifikat pelatihan dan membantu sedikitnya 1.000 talenta memperoleh kesempatan magang maupun pekerjaan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra industri.
Program tersebut telah menggandeng sejumlah mitra strategis, di antaranya ZTE dan Eka Tjipta Foundation. Kolaborasi akan terus diperluas dengan perusahaan, institusi pendidikan, penyedia teknologi, komunitas, dan platform rekrutmen agar semakin banyak talenta digital memperoleh akses menuju dunia kerja.
Director & Chief People Officer XLSMART, Jeremiah Ratadhi mengatakan, seluruh tahapan Future Ready disusun berdasarkan kebutuhan industri sehingga peserta memiliki jalur pengembangan karier yang lebih jelas.
“Kami ingin Future Ready menjadi jembatan yang mempertemukan talenta digital Indonesia dengan peluang kerja yang terus berkembang di berbagai sektor,” jelasnya.
Melalui Future Ready, XLSMART menegaskan komitmennya mendukung percepatan pengembangan talenta digital nasional. Program ini diharapkan memperkuat produktivitas, mendorong pertumbuhan ekonomi digital, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(aln)


